12 Barang Elektronik Paling Cepat Rusak Akibat Petir, Nomor 4 Sering Kita Abaikan!
Petir merupakan fenomena alam yang tidak hanya berbahaya secara fisik, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi perangkat listrik dan elektronik di dalam bangunan. Banyak orang mengira kerusakan akibat petir hanya terjadi ketika sambaran mengenai bangunan secara langsung. Padahal, lonjakan tegangan (surge) yang merambat melalui jaringan listrik, kabel data, maupun sistem grounding yang tidak ideal dapat merusak peralatan elektronik dalam hitungan detik. Inilah alasan mengapa daftar barang elektronik paling cepat rusak akibat petir penting untuk dipahami oleh pemilik rumah, perkantoran, hingga fasilitas industri.
Kerusakan elektronik akibat petir sering kali bersifat laten. Artinya, perangkat masih bisa menyala setelah kejadian, tetapi komponen internalnya sudah melemah dan akan rusak total dalam waktu singkat. Tanpa proteksi petir dan sistem penangkal lonjakan yang memadai, risiko kerugian finansial akan semakin besar. Berikut ini adalah 12 barang elektronik yang paling rentan mengalami kerusakan akibat petir, termasuk satu perangkat yang sering kita abaikan.
1. Televisi
Televisi menempati posisi teratas sebagai salah satu barang elektronik paling rentan terhadap lonjakan tegangan akibat petir. Sambaran tidak langsung dapat merusak power supply, panel LED, hingga mainboard TV. Televisi modern yang menggunakan teknologi digital dan smart system justru lebih sensitif dibanding TV tabung lama. Tanpa stabilizer atau surge protector, televisi menjadi salah satu barang elektronik paling cepat rusak akibat petir di rumah tangga. Smart TV modern menggunakan komponen yang sangat tipis dan sensitif terhadap fluktuasi tegangan. Selain melalui kabel power listrik, TV seringkali rusak karena aliran listrik petir yang merambat melalui kabel antena atau kabel HDMI yang terhubung ke set-top box. Sekali terkena lonjakan, panel layar atau mainboard biasanya langsung mati total.
2. Komputer dan Laptop
Komputer desktop maupun laptop sangat bergantung pada kestabilan arus listrik. Petir dapat merusak motherboard, prosesor, RAM, hingga power supply. Bahkan jika komputer terhubung ke UPS, lonjakan tegangan ekstrem tetap bisa menembus perlindungan jika sistem grounding tidak optimal. Kerusakan ini sering kali menyebabkan data hilang dan biaya perbaikan yang tinggi. Komputer desktop (PC) memiliki Power Supply Unit (PSU) yang sangat rentan. Sementara itu, laptop memang memiliki baterai, namun jika Anda menggunakannya sambil mengisi daya saat badai petir, lonjakan listrik dapat menembus adaptor dan membakar motherboard. Data penting di dalam hard drive juga berisiko korup atau hilang permanen.
3. Modem dan Router Internet
Perangkat jaringan seperti modem dan router sering kali menjadi korban pertama saat terjadi petir. Hal ini disebabkan oleh jalur ganda yang dimilikinya, yaitu listrik dan kabel data (fiber atau tembaga). Lonjakan tegangan dapat masuk melalui salah satu jalur tersebut dan langsung merusak modul komunikasi. Tidak sedikit kasus internet mati total setelah hujan petir karena perangkat ini rusak permanen.
4. Charger dan Adaptor (Sering Diabaikan)
Inilah perangkat yang paling sering diabaikan. Banyak orang membiarkan charger ponsel tetap terhubung ke stop kontak meskipun tidak digunakan. Padahal adaptor charger sangat rentan terhadap lonjakan tegangan. Kerusakan pada charger bukan hanya membuatnya tidak berfungsi, tetapi juga berpotensi merusak ponsel saat digunakan. Charger termasuk barang elektronik paling cepat rusak akibat petir yang kerap diremehkan.
5. Kulkas
Kulkas bekerja secara kontinu dan memiliki kompresor serta modul kontrol elektronik. Lonjakan tegangan akibat petir dapat merusak relay, PCB kontrol, hingga motor kompresor. Kerusakan pada kulkas sering kali tidak langsung terasa, namun ditandai dengan pendinginan yang tidak optimal hingga mati total beberapa hari kemudian.
6. Mesin Cuci
Mesin cuci modern menggunakan sistem kontrol digital yang sangat sensitif. Ketika terjadi lonjakan arus akibat petir, modul kontrol dapat terbakar atau mengalami error permanen. Mesin cuci yang rusak akibat petir biasanya sulit diperbaiki karena harga modul pengganti relatif mahal.
7. AC (Air Conditioner)
AC termasuk perangkat elektronik dengan konsumsi daya besar dan rangkaian kontrol kompleks. Petir dapat merusak PCB indoor, modul inverter, hingga sensor suhu. Kerusakan akibat petir sering menyebabkan AC tidak mau menyala, muncul kode error, atau mati mendadak saat beroperasi.
8. CCTV dan DVR
Sistem keamanan seperti CCTV sangat rentan terhadap petir, terutama kamera outdoor yang terpasang di area terbuka. Lonjakan tegangan dapat merusak kamera, DVR/NVR, serta hard disk penyimpanan. Banyak kasus rekaman hilang total karena perangkat penyimpanan rusak akibat sambaran petir tidak langsung.
9. Sistem Audio dan Home Theater
Perangkat audio seperti amplifier, speaker aktif, dan home theater memiliki rangkaian penguat sinyal yang sensitif. Petir dapat menyebabkan suara pecah, noise permanen, atau perangkat mati total. Kerusakan ini sering terjadi meskipun perangkat sedang tidak digunakan, selama masih terhubung ke sumber listrik.
10. Panel Kontrol Otomatis
Di perkantoran dan industri, panel kontrol otomatis seperti PLC, inverter, dan control relay sangat rentan terhadap lonjakan tegangan. Kerusakan pada panel ini dapat menghentikan seluruh operasional sistem. Oleh karena itu, panel kontrol termasuk kategori barang elektronik paling cepat rusak akibat petir dengan dampak kerugian yang besar.
11. Pompa Air Listrik
Pompa air sering terpasang di area terbuka atau semi-terbuka, sehingga lebih mudah terpengaruh petir. Lonjakan tegangan dapat merusak kapasitor, motor, atau modul kontrol otomatis. Akibatnya, suplai air terganggu dan pompa harus diganti atau diperbaiki dengan biaya tidak sedikit.
12. Perangkat Smart Home
Perangkat smart home seperti smart lamp, smart switch, smart door lock, dan IoT hub sangat sensitif terhadap lonjakan arus. Sistem ini menggunakan chip elektronik bertegangan rendah yang mudah rusak. Tanpa proteksi petir dan grounding yang baik, perangkat smart home menjadi kelompok barang elektronik paling cepat rusak akibat petir di rumah modern.
Mengapa Petir Sangat Merusak Barang Elektronik?
Petir menghasilkan lonjakan tegangan yang sangat tinggi dalam waktu singkat. Tegangan ini dapat merambat melalui:
-
Jaringan listrik PLN
-
Kabel data dan jaringan internet
-
Sistem grounding yang buruk
Lonjakan tersebut melebihi batas toleransi komponen elektronik, sehingga menyebabkan panas berlebih, korsleting, hingga kerusakan permanen. Bahkan sambaran petir yang terjadi beberapa ratus meter dari bangunan tetap bisa menimbulkan efek destruktif.
Cara Mengurangi Risiko Kerusakan Akibat Petir
Untuk melindungi berbagai barang elektronik paling cepat rusak akibat petir, langkah pencegahan berikut sangat disarankan:
-
Memasang penangkal petir eksternal pada bangunan
-
Menggunakan sistem grounding sesuai standar
-
Memasang surge arrester atau SPD (Surge Protection Device)
-
Mencabut perangkat elektronik saat hujan petir ekstrem
-
Menggunakan stabilizer dan UPS berkualitas
Langkah-langkah ini tidak hanya melindungi perangkat, tetapi juga memperpanjang umur pakai dan mengurangi risiko kebakaran akibat lonjakan listrik.
Petir merupakan ancaman nyata bagi peralatan elektronik, baik di rumah, kantor, maupun fasilitas industri. Televisi, komputer, modem, hingga charger yang sering diabaikan dapat mengalami kerusakan serius akibat lonjakan tegangan. Dengan memahami daftar barang elektronik paling cepat rusak akibat petir, Anda dapat lebih waspada dan mengambil langkah proteksi yang tepat. Investasi pada sistem proteksi petir dan grounding yang baik jauh lebih murah dibandingkan biaya penggantian perangkat elektronik yang rusak secara berulang.
Ingin tahu info tentang barang elektronik paling cepat rusak akibat petir atau info penyalur petir lainnya?
Simak terus artikel terbaru dari www.pasangantipetir.id
Untuk info lebih lanjut mengenai produk maupun jasa pemasangan anti petir, konsultasikan kepada Tim Ahli Kami di 0858-9291-7794


